Kamis, 05 Januari 2012

VIRTUAL REALITY

        Nah, setelah sebelumnya saya telah membahas sedikit tentang Augmented Reality, sekarang saya akan membahas tentang Virtual Reality. Kira-kira apa sih virtual reality (VR) itu dan apa yang membedakannya dengan augmented reality (AR)?



Gambar 1 Contoh Virtual Reality

        Virtual reality atau dikenal sebagai virtuality, adalah istilah yang digunakan peralatan simulasi komputer yang dapat mensimulasikan kehadiran tempat-tempat fisik di dunia nyata, sebaik dunia imajinasi. Kebanyakan peralatan virtual reality saat ini secara utama berfokus pada pengalaman visual, ditampilkan baik dari layar komputer maupun melalui tampilan stereoskopik spesial, tapi beberapa simulasi berisikan beberapa informasi sensorik, seperti suara melalui speaker atau headphone.

        Nah, sebenarnya istilah virtual reality itu muncul pertama kali dari siapa sih? Ternyata istilah tersebut muncul pertama kali oleh seorang seniman, pujangga, pemain, dan direktur asal Perancis bernama Antonin Artaud. Dia menyebutkan di dalam bukunya yang berjudul The Theatre and Its Double (1938), bahwa teater dideskripsikan sebagai “la rĂ©alite virtuelle”. Tidak disangka-sangka ternyata istilah yang sekarang megarah ke teknologi ini pada mulanya disebutkan dalam seni pertunjukkan.

        Dengan berkembangnya zaman, maka makin majulah teknologi yang memungkinkan hal-hal yang bersifat maya bisa diindera oleh manusia di dunia nyata. Beberapa contoh penggunaan VR hingga saat ini adalah sebagai berikut:
·         VR Rekonstruksi
Penggunaan VR pada kategori ini adalah untuk merekonstruksi segala benda-benda bersejarah yang sudah rusak dan tidak utuh lagi, misalnya gua, kota tua, benda-benda alami, benda-benda bersejarah, dan lain sebagainya.

·         Fiksi
Banyak buku dan film yang dibuat hingga sekarang ini mengandung unsur “terjebak dalam realita virtual”. Contohnya antara lain cerita pendek Pygmalion’s Spectacles oleh Stanley G. Weinbaum pada tahn 1935. Dalam cerita ini dikisahkan tokoh utama yang bernama Dan Burke menemui seorang profesor, Albert Ludwig, yang menemukan goggle yang bisa membuat si pemakai merasakan sentuhan, rasa, aroma, dan lain sebagainya di dalam dunia virtual. Tidak hanya cerita pendek dan fim singkat yang termasuk kategori ini, namun ada juga game yang dibuat berdasarkan konsep VR, yaitu .hack ber-genre MMORPG.

·         LAYAR LEBAR
Nah, di dalam kategori ini, sangat banyak film-film layar lebar yang mengambil konsep VR, diantaranya The Matrix (1999) yang menceritakan bahwa dunia yang ditinggali sekarang ini kemungkinan besar sebenarnya adalah realita virtual, yang diciptakan oleh mesin-mesin kecerdasan buatan.

Gambar 2 The Matrix (1999)

Ada juga film Tron yang menceritakan manusia yang dapat mentransformasikan dirinya ke dalam dunia digital (Sekadar tahu saja, bahwa film Tron ini ternyata dibuat pada tahun 1982 oleh Steven Liesberger dan merupakan film layar lebar pertama yang mengambil konsep realita virtual, sedangkan Tron yang kita tonton baru-baru ini merupakan versi yang berbeda).
Gambar 3 TRON


·         RADIO
Tahun 2009, stasiun radio digital rakyat Inggris BBC Radio 7 menyiarkan Planet B, drama fiksi ilmu pengetahuan yang mengambil tempat di dunia virtual.

          Wow, ternyata banyak juga implementasi dari VR itu sendiri hingga sekarang. Menurut saya, perbedaan mendasar antara VR dan AR adalah kalau VR memvirtualisasikan tempat atau area yang luas, sedangkan AR memvirtualisasikan sebagian objek saja. Mungkin sampai di sini saja penjelasan saya tentang VR. Semoga bermanfaat. J

Share/Bookmark

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Thank you for your comment.I'm really appreciate it.